Rasa Was-Was Keluarga Baru

Kategori │keluarga

Ras was-was bisa timbul kapan saja dan tanpa pandang bulu, akan kena siapa saja.

Ras was-was atau khawatir biasanya muncul dalam benak kita. Karena ketidaktahuan akan masa depan yang akan menimpa kita kelak. Sangat manusiawi, terlebih lagi tentang sikap was-was ini juga disebutkan dalam Alquran, dalam surah An-Nas yang dinyatakan bahwa sifat was-was dimunculkan syaithon ke dalam dada manusia.

Persoalan was-was juga bisa menimpa keluarga yang baru menikah. Karena semua serba baru maka mereka akan was-was dengan kehidupan baru yang akan mereka jalani.

Sebenarnya jika kita ingin melihat lebih dalam, sumber was-was itu sebenarnya berasal dari ketidaktahuan. Ketidak tahuan akan suatu perkara akan memunculkan sifat was-was dalam diri.

Contoh misalnya, dalam manajemen keuangan keluarga kelak. Karena, sebelum menikah suami atau istri biasanya hanya mengelolah uang sendiri. Tidak memikirkan terlalu jauh tentang masa depan keluarga. Sehingga ini mengakibatkan pasangan akan mudah was-was.

Untuk mengakali hal tersebut, maka tiada hal yang perlu dilakukan kecuali melakukan persiapan yang baik. Semisal, Yang Sering Terlupa dalam Pengaturan Keuangan Keluarga adalah konsep tentang rezeki itu sendiri. Banyak orang yang beranggapan rezeki itu hanya uang sehingga pada akhirnya mereka mati-matian mencari uang tanpa tahu apa makna rezeki itu. Sehingga disaat ia tidak mendapat banyak uang misalnya, maka ia menganggap rezekinya sedikit. Padahal ia dalam kondisi sehat, banyak teman, tiada masalah dengan orang lain, dan lain sebagainya.

Rasa was-was ini bisa pula diobati dengan cara berbaik sangka dengan masa depan. Selalu berpikir positif tentang masa depan yang akan dirasakan.

Berbaik sangka ini akan tumbuh dengan baik, jika kedua pasangan mau bekerja dengan sebaik-baiknya untuk menangkal semua kemungkinan-kemungkinan yang bakal terjadi. Seperti, rasa was-was istri saat hamil atau melahirkan kelak. Maka untuk sedikit menghilangkan rasa cemas itu maka sang istri harus tahu lebih banyak ilmu tentang kehamilan dan saat melahirkan.

Pun begitu, saat merawat anak-anaknya kelak. Ia harus dengan segera mempelajari dan memahami ilmu parenting agar kelak saat mendapatkan anak ia bisa dengan cekatan merawat, menjaga dan mendidik anak-anaknya.

Tag :cemas

  • Gambar Artikel (keluarga)dari kategori yang sama
    Ambil atau lepaskan - Kisah Melamar Wanita
    Hadits tentang Wanita dan Hubungannya dalam Mendidik Anak Laki-Laki
    Yang Sering Terlupa dalam Pengaturan Keuangan Keluarga
    Artikel (keluarga)dari kategori yang sama
     Ambil atau lepaskan - Kisah Melamar Wanita (2017-05-06 18:01)
     Menikah Sunnah Rasulullah Muhammad SAW (2017-01-28 19:01)
     Hadits tentang Wanita dan Hubungannya dalam Mendidik Anak Laki-Laki (2016-12-04 09:48)


    Komentari Artikel ini
    Jadi kesimpulannya kita perlu mempersiapkan diri secara matang untuk berkeluarga ya mas. Terutama masalah keuangan. Semoga tidak ada was-was lagi. Terimakasih
    Posted by IsenudesuIsenudesu at 2016/09/27 16:30
    Iya mba Isenudesu, gagal berencana dan melakukan persiapan berarti sudah siap dengan kegagalan.
    Posted by wirawanwirawan at 2016/09/28 11:24
    Silahkan masukan huruf yang tertulis pada gambar di atas dengan benar.
     

    Isi tulisan akan diterbitkan dan hanya pemilik blog yang dapat menghapusnya.

    削除
    Rasa Was-Was Keluarga Baru
      Komentar(2)